UPDATE FEBRUARI 2016.....TAMBAHAN KOLEKSI SEPATU MOTIF / KERANCANG... Alamat : Jl.Rusa III No.98, Pondok Ranji, Ciputat, Tangerang Selatan. Tel.021-7495331...0812-9083-6699 WA.../ 0878-0804-0369 WA...Pin BB. 5B9EDDFB /...Email : plasabunda@gmail.com

SEKILAS BAHAN TENCEL


Tencel adalah kain yang sebagus linen sehangat wol dan sebagai penyerap sebagai kapas. Memiliki nuansa yang mirip dengan sepupunya Rayon tapi bisa jauh lebih mudah untuk merawat serta tahan kerutan dan cepat kering.
Tencel terbuat dari rumput bambu organik. Tidak seperti kapas, Tencel dipintal dari serat bambu malang-melintang membentuk pori-pori mikro yang unik membuat kain menyerap 4x lebih kuat dari bahan katun penuh. Sangat cepat menyerap keringat. Jika Anda mudah berkeringat di malam hari dan sering mengalami gangguan tidur di malam hari maka seprai tempat tidur bambu sutra organik adalah solusi sempurna. Anda akan merasakan perbedaannya.. Bahan lembut seperti kasmir dan sehalus sutra.  
SEJARAH TENCEL

Dawn Ellams, seorang mahasiswa PhD di Heriot-Watt School University di Skotlandia baru saja menciptakan sebuah alternative bagi kamu pecinta jeans dan ingin tetap ramah lingkungan. Dia menciptakan Tencel, sebuah benang yang terbuat dari serbuk kayu dan mempunyai potensi besar untuk menggeser kapas yang sering digunakan untuk kebutuhan garmen.

Tencel adalah sebuah nama merek dari Lyocell, sebuah benang yang disusun dari kumpulan serat selulosa serbuk kayu. Tekstur kain yang terbuat dari Tencel akan mirip seperti katun yang kita tahu terbuat dari kapas, lembut, nyaman, menyerap air, dan memiliki satu keuntungan yang tidak dimiliki katun, yaitu tidak mudah kusut.
Ellams menciptakan Tencel bertujuan untuk membuat pakaian yang dikenakan orang setiap hari lebih ramah lingkungan, terutama untuk jeans denim. Dia juga telah membuat sebuah jeans yang terbuat dari Tencel, dan menggunakan teknologi print digital untuk membuat warna dari jeans tersebut tampak seperti jeans denim pada umumnya.
Jika dibandingkan dengan kapas, pembuatan jeans denim dari bahan Tencel hanya membutuhkan 1/5 air, energi dan zat kimia. Tencel juga saat ini mulai dikembangkan oleh sebuah perusahaan manufaktur Lenzing AG dan rencananya bahan ini akan bisa segera diadopsi oleh perusahaan garmen dan fashion di dunia untuk mengembangkan pakaian yang lebih ramah lingkungan.